GP Al Washliyah DKI Jakarta Apresiasi Ketegasan Presiden Prabowo Berantas Korupsi Tanpa Pandang Bulu

LIDIK ACEH

- Redaksi

Senin, 13 Juli 2026 - 08:53 WIB

5022 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Al Washliyah (PW GPA) Provinsi DKI Jakarta menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas komitmen dan ketegasannya dalam mendorong pemberantasan korupsi secara konsisten tanpa pandang bulu.

Ketua PW Gerakan Pemuda Al Washliyah DKI Jakarta, Dedi Siregar, menegaskan bahwa komitmen Presiden memperkuat supremasi hukum merupakan langkah membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas.

“Atas nama Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Al Washliyah DKI Jakarta, kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto atas komitmen dan ketegasannya dalam pemberantasan korupsi tanpa pandang bulu. Semangat tersebut menjadi harapan seluruh rakyat Indonesia agar praktik korupsi dapat diberantas secara serius demi masa depan bangsa,” ujar Dedi Siregar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

PW Gerakan Pemuda Al Washliyah DKI Jakarta juga menyatakan dukungan terhadap aparat penegak hukum, termasuk Kepolisian Negara Republik Indonesia, dalam mengusut berbagai dugaan tindak pidana korupsi yang menjadi perhatian publik.

“Kami mendukung penuh langkah Polri dalam memberantas tindak pidana korupsi. Penegakan hukum harus berjalan secara profesional, transparan, akuntabel, dan bebas dari intervensi sehingga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum semakin kuat,” kata Dedi.

Seperti berbagai perkara dugaan korupsi yang sedang diproses oleh Polri termasuk perkara yang menyeret nama mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) dalam dugaan korupsi tata kelola batu bara sebagaimana berkembang di ruang publik,

Dedi siregar menegaskan bahwa tidak boleh ada perlakuan istimewa terhadap siapa pun apabila terdapat dugaan tindak pidana korupsi yang telah memenuhi ketentuan hukum untuk diproses. Sebaliknya, setiap orang juga berhak memperoleh proses hukum yang adil sesuai prinsip negara hukum.

“Pemberantasan korupsi bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh elemen bangsa. Budaya antikorupsi harus terus dibangun agar Indonesia menjadi negara yang maju, bersih, dan berkeadilan,” tegasnya.

PW Gerakan Pemuda Al Washliyah DKI Jakarta berharap sinergi antara Presiden, aparat penegak hukum, serta seluruh komponen masyarakat dapat memperkuat upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

“Kami optimistis, dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto serta kerja keras aparat penegak hukum dalam memberantas korupsi secara profesional dan berkeadilan, Indonesia akan semakin maju, memiliki pemerintahan yang bersih, serta mampu mewujudkan masyarakat yang aman, sentosa, dan sejahtera. Korupsi harus menjadi musuh bersama demi masa depan Indonesia yang lebih baik,” tutup Dedi Siregar. (RED)

Berita Terkait

Pernyataan Hotman Sebut Kapolri Harus Izin Presiden untuk Tetapkan Tersangka, DPP LPPI : Sangat Menyesatkan
HIMLAB RAYA Jakarta: Pilkades Labusel Mengikuti Regulasi Nasional, Hentikan Tendensius yang Tidak Berdasarkan Fakta
Samsuri Calon Presiden RI 2029, Idola Rakyat Indonesia
Deklarasi Capres Menjadi Momentum Kebangkitan PCN bersama Samsuri, S.Pd.I, M.A sebagai Calon Presiden RI 2029
Polda Metro Jaya Vs Faisal Amsir, Ujian Nyata Nyali Polisi Tangkap Burnonan Pelecehan Perempuan
Jaga Kondusivitas Nasional, PW GPA DKI Serukan Stop Hoaks Temuan KPF Soal TNI
SPPG Terintegrasi dan Jalan Panjang Pembangunan Gizi Bangsa
Menuju Pilpres 2029, Partai Cinta Negeri Resmi Usung Samsuri sebagai Capres

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 23:31 WIB

WhatsApp Meledak oleh Keluhan Karyawan: Kepala BSI Kutacane Dituding Lakukan Intimidasi dan Pelecehan, Publik Menuntut Transparansi

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:40 WIB

Dana Ketahanan Pangan Rp Seratus Tiga Puluh Empat Juta Diduga Menguap, Siapa Bertanggung Jawab?

Jumat, 3 Juli 2026 - 17:37 WIB

Pelukan Terakhir di Bumi Sepakat Segenep, Kapolres Aceh Tenggara Berpamitan kepada Purnawirawan

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:03 WIB

Kasus Hasan Basri Memanas, Jual Rumah Sendiri Justru Berujung Denda Adat dan Ancaman Laporan ke Aparat

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:56 WIB

Pengabdian yang Tulus Selalu Meninggalkan Jejak, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Pemusnahan 161,9 Kilogram Ganja

Jumat, 26 Juni 2026 - 12:56 WIB

Senyum Anak Yatim Menghiasi Jumat Berkah, Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Penuh Kasih

Minggu, 21 Juni 2026 - 15:05 WIB

Tak Hanya Menindak, Polres Aceh Tenggara Dorong Pemulihan 19 Penyalahguna Narkotika

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:21 WIB

Proyek Revitalisasi SD Negeri 2 Kuning Aceh Tenggara: Dari Dugaan Monopoli Kepala Sekolah hingga Aset Negara yang Raib

Berita Terbaru

error: Content is protected !!