Jaga Kondusivitas Nasional, PW GPA DKI Serukan Stop Hoaks Temuan KPF Soal TNI

LIDIK ACEH

- Redaksi

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:46 WIB

5081 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,25/02/2026 |  Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Al Washliyah (PW GPA) DKI Jakarta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk jangan percaya informasi penyebaran hoaks dan narasi framing yang menyesatkan terkait isu indikatif keterlibatan TNI dalam peristiwa demonstrasi Agustus 2025

Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap penyebaran hoaks dan narasi framing yang menyesatkan terkait isu temuan Komisi Pencari Fakta (KPF) mengenai dugaan keterlibatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam peristiwa demonstrasi Agustus 2025.

Hal itu disampaikan ketua PW GPA DKI Jakarta dedi siregar menegaskan terkait laporan dari Komisi Pencari Fakta (KPF) yang menelusuri rangkaian peristiwa Agustus 2025, PW GPA meminta agar tidak membangun framing narasi yang seolah-olah menyasar institusi Tentara Nasional Indonesia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut PW GPA DKI Jakarta, jika membaca secara utuh laporan yang beredar, terdapat empat level analisis terkait dugaan yang menyebutkan keterlibatan oknum. Bahkan dalam konteks tersebut, dugaan terhadap oknum anggota tidak serta-merta menggambarkan keterlibatan institusi TNI secara struktural.

Ketua PW Gerakan Pemuda Al Washliyah (GPA) DKI Jakarta, Dedi Siregar, menegaskan bahwa temuan Komisi Pencari Fakta (KPF) tidak boleh ditafsirkan secara keliru hingga menggiring persepsi publik seolah-olah Tentara Nasional Indonesia (TNI) terlibat secara institusional.

Menurutnya, opini yang berkembang dan cenderung menggeneralisasi dugaan terhadap oknum menjadi keterlibatan lembaga secara keseluruhan merupakan sikap yang tidak proporsional, tidak tepat, serta berpotensi menyesatkan publik maka dari itu Jangan digoreng dan dipelintir

PW GPA DKI Jakarta juga mengajak masyarakat untuk bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, khususnya di media sosial. Penyebaran narasi yang tidak proporsional berpotensi memperkeruh suasana serta merusak kohesi sosial.
Sebagai organisasi kepemudaan, PW GPA DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk menjaga persatuan, mendukung penegakan hukum yang adil, serta menolak segala bentuk politisasi isu yang dapat memecah belah bangsa. (*)

Berita Terkait

Deklarasi Capres Menjadi Momentum Kebangkitan PCN bersama Samsuri, S.Pd.I, M.A sebagai Calon Presiden RI 2029
Polda Metro Jaya Vs Faisal Amsir, Ujian Nyata Nyali Polisi Tangkap Burnonan Pelecehan Perempuan
SPPG Terintegrasi dan Jalan Panjang Pembangunan Gizi Bangsa
Menuju Pilpres 2029, Partai Cinta Negeri Resmi Usung Samsuri sebagai Capres
Ramadan: A Month of Spiritual Reflection, Devotion, and Charity

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:40 WIB

Ketua DPW IWO Indonesia Aceh Tegaskan Tidak Ada Dualisme Kepengurusan DPD Aceh Timur

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:46 WIB

Partai Gelora Aceh Desak Percepatan Serapan Anggaran Penanggulangan Bencana demi Pemulihan Masyarakat Pascabencana

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:25 WIB

Negeri Syuhada: Ketika Hukum Diinjak, Alam Menjadi Saksi

Rabu, 15 April 2026 - 16:22 WIB

SEKDA Aceh Jebak Muallem dengan Kebijakan JKA

Jumat, 13 Maret 2026 - 16:02 WIB

Tekankan Pentingnya Kearifan Lokal, Kapolda Perkuat Sinergi Polda Aceh dan KPP Pratama Banda Aceh

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:42 WIB

Polda Aceh Gelar Pasar Murah Gerakan Pangan Murah Polri Serentak

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:36 WIB

Wakapolda Aceh Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seulawah 2026

Rabu, 11 Maret 2026 - 01:04 WIB

Pejabat PUPR dan Tata Ruang Kota Banda Aceh Bisa Di Pidana Jika Ruas Badan Jalan di Biarkan Berlubang

Berita Terbaru

error: Content is protected !!