Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Bekuk Tersangka Sabu, Pemeriksaan Dilakukan Secara Intensif

LIDIK ACEH

- Redaksi

Senin, 16 Februari 2026 - 11:11 WIB

50222 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGGARA — Kepolisian Resor Aceh Tenggara melalui Satuan Reserse Narkoba kembali menunjukkan komitmennya dalam memerangi peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya. Dalam sebuah operasi yang berlangsung pada Minggu, 15 Februari 2026, sekitar pukul 17.00 WIB, petugas berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu di Desa Kutam Baru, Kecamatan Lawe Bulan, Kabupaten Aceh Tenggara. Seorang tersangka berinisial G.M.R. (32), yang diketahui berstatus sebagai pelajar/mahasiswa, warga setempat, turut diamankan dalam operasi tersebut.

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas penyalahgunaan narkotika di sekitar lokasi kejadian. Merespons informasi tersebut, Tim Opsnal Satresnarkoba segera melakukan penyelidikan dan bergerak menuju rumah terduga pelaku. Setibanya di lokasi, petugas mengetuk pintu rumah dan disambut oleh tersangka yang membuka jendela. Ketika ditanya mengenai keterlibatannya dalam kepemilikan narkotika, tersangka yang tampak gugup segera mengakui dan mengambil satu bungkusan plastik berisi narkotika jenis sabu dari dalam kamar untuk diserahkan kepada petugas.

Tidak berhenti sampai di situ, saat penggeledahan dilakukan lebih lanjut di dalam rumah, petugas kembali menemukan satu bungkus sabu lainnya yang tergeletak di atas lantai dekat pintu masuk. Tersangka mengakui bahwa barang tersebut juga miliknya. Selanjutnya, tim melakukan penggeledahan menyeluruh di dalam kamar dan mendapati sejumlah barang bukti lain yang diduga kuat digunakan untuk konsumsi dan distribusi narkotika. Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain dua bungkus sabu masing-masing dengan berat bruto 0,72 gram dan 0,33 gram, satu unit timbangan elektrik berwarna hitam, uang tunai sejumlah Rp379.000, satu bal plastik klip bening, satu alat hisap sabu (bong) yang sudah terpasang, satu buah gunting, satu mancis, dan satu unit handphone merek Redmi warna hitam — semuanya diakui sebagai milik tersangka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tersangka kemudian diamankan bersama seluruh barang bukti ke Mapolres Aceh Tenggara untuk diserahkan kepada penyidik Satuan Reserse Narkoba guna menjalani proses hukum dan penyidikan lebih lanjut. Penegakan hukum ini dinilai sebagai langkah tegas sekaligus bentuk respons cepat terhadap laporan masyarakat yang merasa terganggu dengan adanya aktivitas narkotika di lingkungannya.

Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri, S.I.K, melalui Subsi Penmas Ipda Patar, menyampaikan bahwa operasi ini merupakan hasil dari kerja sama yang baik antara kepolisian dan masyarakat. Ia menegaskan bahwa Polres Aceh Tenggara memiliki komitmen kuat untuk menindak setiap bentuk penyalahgunaan dan peredaran narkoba di wilayahnya. Selain itu, ia menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjalankan fungsi pengawasan sosial guna melindungi generasi muda dari bahaya laten narkotika.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan, terutama yang berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba. Melalui sinergi antara kepolisian dan warga, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih aman dan bersih dari pengaruh zat terlarang yang merusak. Menurutnya, keberhasilan dalam pengungkapan kasus ini menjadi bukti nyata bahwa partisipasi publik mampu memperkuat upaya pemberantasan narkotika di tingkat lokal.

Pengungkapan ini juga menunjukkan kesigapan dan kesiapan personel Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara dalam memproses laporan, menggelar penyelidikan cepat, dan bertindak sesuai dengan prosedur hukum. Dalam konteks pemberantasan narkoba, tindakan ini tidak hanya menyasar pelaku, tetapi juga bertujuan untuk mengedukasi masyarakat akan bahaya penggunaan dan peredaran narkotika yang cenderung merusak masa depan pribadi, keluarga, bahkan tatanan sosial secara luas.

Pemberantasan narkoba di wilayah perdesaan menjadi tantangan tersendiri, mengingat modus penyebarannya yang kerap tersembunyi dan dilakukan secara tertutup. Namun komitmen kuat yang ditunjukkan oleh jajaran Polres Aceh Tenggara mencerminkan bahwa setiap informasi sekecil apa pun dari masyarakat tidak akan diabaikan. Sejalan dengan itu, keberhasilan pengungkapan kali ini diharapkan dapat menjadi efek jera sekaligus peringatan bagi siapa saja yang masih mencoba bermain-main dengan narkotika.

Kasus ini saat ini masih dalam tahap penyidikan, dan penyidik Satresnarkoba terus melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan jaringan atau pihak lain yang terlibat. Kepolisian juga membuka ruang informasi seluas-luasnya bagi masyarakat yang mungkin memiliki informasi tambahan terkait peredaran narkoba di wilayah tersebut.

Komitmen kuat yang tercermin dalam aksi ini menunjukkan bahwa pemberantasan narkotika bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga menuntut dukungan bersama dari seluruh lapisan masyarakat. Dengan peran aktif warga dan ketegasan aparat, upaya menjadikan Aceh Tenggara sebagai wilayah bebas narkoba bukanlah hal yang mustahil untuk dicapai. (RED)

Berita Terkait

Aliran Dana BOK ke Rekening Staf Terungkap, Publik Minta Tata Kelola Puskesmas Lawe Dua Dibuka Terang
Menyapa Harapan di Ruang Operasi, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Langsung Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit
Wujud Kepedulian Polri, Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Kapolda Aceh kepada Warga Desa Mendabe
Sentuhan Kasih untuk Sesama, Bantuan Kapolda Aceh Tiba di Tangan Warga yang Membutuhkan
Pakar Forensik Kupas Tuntas Penyusunan Visum et Repertum dan Penanganan Kekerasan Seksual dalam Workshop di Kutacane
Pekerjaan Manual Jadi Solusi BPJN 3.5 Bersihkan Lumpur di Titik yang Tak Terjangkau Alat Berat
Pascabanjir Dua Hari Lalu, BPJN Aceh 3.5 Bergerak Cepat Bersihkan Jalur Utama Aceh Tenggara–Medan
Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Forkopimda Dukung Program Presiden RI

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 12:22 WIB

Deklarasi Capres Menjadi Momentum Kebangkitan PCN bersama Samsuri, S.Pd.I, M.A sebagai Calon Presiden RI 2029

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:27 WIB

Polda Metro Jaya Vs Faisal Amsir, Ujian Nyata Nyali Polisi Tangkap Burnonan Pelecehan Perempuan

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:46 WIB

Jaga Kondusivitas Nasional, PW GPA DKI Serukan Stop Hoaks Temuan KPF Soal TNI

Sabtu, 27 Desember 2025 - 11:28 WIB

SPPG Terintegrasi dan Jalan Panjang Pembangunan Gizi Bangsa

Rabu, 24 Desember 2025 - 16:16 WIB

Menuju Pilpres 2029, Partai Cinta Negeri Resmi Usung Samsuri sebagai Capres

Kamis, 30 Maret 2023 - 19:21 WIB

Ramadan: A Month of Spiritual Reflection, Devotion, and Charity

Berita Terbaru

error: Content is protected !!